JUAL MADU ASLI, MADU MURNI, MADU HUTAN, MADU PAHIT.
HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us Selamat Datang di www.kiosmadu.com, Dapatkan Manfaat madu berkualitas di sini!
Shopping Cart
shopping cart 0 item
News
13 Juni 2012
Bengkoang dan Madu sinergi untuk kesehatan dan kecantikan
Bengkoang yang selama ini kita kenal sebagai campuran rujak, warnanya putih dan rasanya manis ternyata bermanfaat dan berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan, mau tahu? detail

30 Mei 2012
Biji Alpukat dan Madu Untuk Penyakit Maag
Ada banyak cara untuk mengatasi penyakit maag, bisa juga dengan memanfaatkan bahan alami seperti buah alpukat. Namun disini bukan buah alpukat yang akan digunakan melainkan biji dari buah alpukat tersebut. Bagaimana cara menggunakan biji alpukat itu? detail

30 Mei 2012
Tips Mencerahkan Kulit Wajah Dengan Pisang Dan Madu
Menggunakan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin untuk dijadikan masker wajah tentu sangat bermanfaat dan tidak ada efek samping, tahukah anda mencerahkan kulit wajah bisa dengan buah pisang dan madu? simak artikelnya! detail

18 April 2012
Madu Obat Mujarab Melawan Batuk
Batuk, bersin, hidung meler, pilek dan infeksi paru-paru lainnya sangatlah umum pada musim pancaroba yang sulit ditebak saat ini. Untuk melawannya, banyak orang menelan pil dan sirup, yang dipercaya dapat menyembuhkan masalah hidung, meringankan sakit tenggorokan, mengurangi batuk dan meningkatkan kualitas tidur. detail

» index berita
Testimonial
Hedi 99
Punya madu hitam pahit curah gak kang?

Rahmadi
Pak Madu nya koq pahit banget ya! jauh sama madu lainnya..ada cara minum yang bisa mengurangi rasa pahitnya? rahmadi

Jajang
Kang, Dahsyat madu pahitnya! memang kerasa enak di badan. mudah2an jadi jalan kesembuhan saya, amin. -jajang-

daud
kios madu dot com RECOMENDED! terimakasih!!!

» isi testimonial
» lihat testimonial
News

Bolehkah Anak Balita Mengkonsumsi Madu ?

18 Februari 2012

Bolehkah Anak Balita Mengkonsumsi Madu ?

Balita Anda susah makan? Sebelum menderita kurang gizi, beri dia madu setiap hari. Dari penelitian terbukti, madu bisa menambah nafsu makan, menurunkan tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek, di samping itu lengkap kandungan gizinya.

Memberi makan anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) memang gampang-gampang susah. Kalau si anak punya nafsu makan tinggi, orang tua tidak bakal repot. Diberi makan apa saja balita itu akan menyantapnya dengan lahap. Sebaliknya, anak balita yang bernafsu makan rendah atau susah makan, membuat orang tua sering kewalahan, bahkan hampir kehilangan akal untuk membujuknya makan.

Berbagai jenis makanan dicobakan. Reaksi si anak cuma membuang kembali makanan di mulutnya bila tidak sesuai kesukaannya. Celakanya, makanan kesukaannya justru kurang bergizi. Padahal, variasi makanan sangat perlu. Kalau keadaan ini berlanjut bisa-bisa si anak menderita kurang makan dan kurang gizi, sehingga mudah sakit. Akibat semua itu proses tumbuh kembangnya menjadi tidak normal. Yang paling merisaukan, bila ia menjadi bagian dari generasi tanpa masa depan (lost generation).

Meningkatkan nafsu makan

Untunglah ada hasil penelitian Y. Widodo. Peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor ini, tahun lalu membawa kabar gembira bagi para orang tua yang memiliki anak kurang energi protein (KEP). Ia melaporkan bahwa pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat morbiditas (panas dan pilek) dan memperbaiki nafsu makan anak balita.

Penelitian dilakukan terhadap balita pasien Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, yang menderita kurang energi protein (KEP) akibat krismon. Ada 51 balita usia 13 – 36 bulan yang terlibat dalam penelitian. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, pertama Kelompok Madu (25 orang) sebagai sampel, dan kedua Kelompok Sirop (26 orang) sebagai kontrol. Kedua kelompok sama-sama diberi tambahan vitamin B-kompleks dan vitamin C (50 mg).

Indikator yang diamati antara lain data antropometri (umur, bobot badan, tinggi/panjang badan), sosial-ekonomi, recall konsumsi, riwayat kesehatan anak pada saat sebelum, selama, dan sesudah perlakuan sekitar dua bulan.

Hasil penelitian menunjukkan, tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek kelompok madu atau sampel menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan frekuensi makan bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mendapat sirop.

Manfaat kesehatan pemberian madu yang tampak dalam penelitian tersebut antara lain disebabkan oleh dua hal. Pertama, madu merupakan makanan yang mengandung aneka zat gizi sedangkan gula hanya mengandung energi atau kalori. Kedua, madu ternyata juga mengandung senyawa yang bersifat antibiotik.

Mengandung faktor pertumbuhan

Kandungan gizi utama madu adalah aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dan dekstrin (1,5%). Karbohidrat madu ikut menambah pasokan sebagian energi yang diperlukan balita.

Kadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6%. Namun kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino esensial maupun non-esensial. Asam amino tersebut turut pula memasok sebagian keperluan protein tubuh balita.

Vitamin yang terdapat dalam madu antara lain vitamin B1, vitamin B2, B3, B6, dan vitamin C. Sementara mineral yang terkandung dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur. Meskipun jumlahnya relatif sedikit, mineral madu merupakan sumber ideal bagi tubuh manusia karena imbangan dan jumlah mineral madu mendekati yang terdapat dalam darah manusia.

Penelitian menunjukkan, madu juga mengandung faktor pertumbuhan. Dilaporkan, stek batang pohon yang dicelupkan dalam madu akan lebih cepat berakar dan tumbuh lebih baik dibandingkan dengan stek yang ditanam tanpa perlakuan madu.

Madu juga mengandung zat antibiotik. Kandungan ini merupakan salah satu keunikan madu. Penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru membuktikan, madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit.

Beberapa penyakit infeksi berbagai patogen yang dapat “disembuhkan” dan dihambat dengan (minum) madu secara teratur antara lain penyakit lambung dan saluran pencernaan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam; penyakit jantung, hati, dan paru; penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

Berdasarkan hasil penelitian Kamaruddin (1997), peneliti dari Departement of Biochemistry, Faculty of Medicine, Universiti of Malaya, di Kualalumpur, paling tidak ada empat faktor yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakteri pada madu. Pertama, kadar gula madu yang tinggi akan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga bakteri tersebut tidak dapat hidup dan berkembang.

Kedua, tingkat keasaman madu yang tinggi (pH 3.65) akan mengurangi pertumbuhan dan daya hidupnya sehingga bakteri tersebut merana atau mati. Ketiga, adanya senyawa radikal hidrogen peroksida yang bersifat dapat membunuh mikroorganisme patogen. Dan faktor keempat, adanya senyawa organik yang bersifat antibakteri. Senyawa organik tersebut tipenya bermacam-macam. Yang telah teridentifikasi antara lain seperti polyphenol, flavonoid, dan glikosida.

Takaran minum madu

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari madu, cairan manis yang menjadi cadangan makanan koloni lebah ini harus dikonsumsi secara teratur. Dalam penelitian Widodo tersebut balita sampel diberi madu sebanyak 20 gram setiap hari. Madu tersebut tidak dianjurkan untuk bayi usia 0 – 4 bulan, karena makanan pertama dan yang utama untuk mereka adalah air susu ibunya (ASI). Setelah usia 4 bulan baru boleh diberi madu seiring dengan pemberian makanan tambahan sesuai anjuran.

Menurut Muhilal, 2-3 sendok makan madu 2 X sehari sudah cukup memadai untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Namun untuk penyembuhan atau pengobatan, madu lebih baik dikonsumsi dalam bentuk larutan dalam air karena akan memudahkan penyerapannya di dalam tubuh. Madu tersebut sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum makan atau tiga jam sesudah makan.

Selain menambahkan madu pada menu makanan balita secara teratur, tentu saja berbagai upaya kesehatan lainnya seperti pengobatan medis, pemberian makanan tambahan, dan imunisasi umum, harus pula dilakukan. Upaya tersebut akan lebih mempercepat upaya pemulihan kesehatan dan perbaikan gizi balita, terutama yang susah makan, sehingga mereka terhidar kemungkinan menjadi generasi tanpa masa depan.

http://www.kiosmadu.com



Baca juga
  » 13 Juni 2012
Bengkoang dan Madu sinergi untuk kesehatan dan kecantikan
Bengkoang yang selama ini kita kenal sebagai campuran rujak, warnanya putih dan rasanya manis ternyata bermanfaat dan berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan, mau tahu?

  » 30 Mei 2012
Biji Alpukat dan Madu Untuk Penyakit Maag
Ada banyak cara untuk mengatasi penyakit maag, bisa juga dengan memanfaatkan bahan alami seperti buah alpukat. Namun disini bukan buah alpukat yang akan digunakan melainkan biji dari buah alpukat tersebut. Bagaimana cara menggunakan biji alpukat itu?

  » 30 Mei 2012
Tips Mencerahkan Kulit Wajah Dengan Pisang Dan Madu
Menggunakan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin untuk dijadikan masker wajah tentu sangat bermanfaat dan tidak ada efek samping, tahukah anda mencerahkan kulit wajah bisa dengan buah pisang dan madu? simak artikelnya!

  » 18 April 2012
Madu Obat Mujarab Melawan Batuk
Batuk, bersin, hidung meler, pilek dan infeksi paru-paru lainnya sangatlah umum pada musim pancaroba yang sulit ditebak saat ini. Untuk melawannya, banyak orang menelan pil dan sirup, yang dipercaya dapat menyembuhkan masalah hidung, meringankan sakit tenggorokan, mengurangi batuk dan meningkatkan kualitas tidur.

  » 8 April 2012
Mitos Tentang Madu
1. Semut tidak suka madu 2. Madu asli tidak membeku di kulkas 3. Kuning telur akan masak bila dicampur madu 4. Tidak tembus pada kertas koran

  » 8 April 2012
Manfaat Madu Asli untuk kesehatan
Madu telah digunakan oleh manusia sejak 2.500 tahun terakhir, di seluruh dunia. Sementara banyak manfaat kesehatan dari madu telah membuatnya menjadi salah satu aspek penting dari obat tradisional seperti Ayurveda, ilmuwan juga meneliti manfaat madu dalam kedokteran modern, terutama dalam penyembuhan luka.

  » 8 April 2012
Kandungan dan Keunggulan Madu
Madu memiliki kandungan Glukosa (dekstosa) dan Fruktosa (levulosa) yang sangat tinggi dan sangat mudah diserap oleh usus bersama dengan zat - zat organik lain, sehingga dapat bertindak sebagai stimulan bagi pencernaan dan memperbaiki nafsu makan.

  » 1 April 2012
Hadis Bekam
Beberapa kutipan hadis tentang bekam

  » 1 April 2012
Terapi Bekam
Bekam adalah satu teknik pengobatan menggunakan sarana gelas, tabung, atau bambu yang prosesnya di awali dengan melakukan pengekopan

  » 20 Maret 2012
Khasiat Penggunaan Madu Dalam Perawatan Luka
Ada beberapa tips yang dapat dipakai saat merawat luka dengan terapi madu (Molan, 2001): a. Gunakan jumlah madu sesuai dengan jumlah cairan atau eksudat yang keluar dari luka. b. Frekuensi penggantian balutan tergantung pada cepatnya madu terlarut dengan eksudat luka.Jika tidak ada cairan luka, balutan dapat diganti dua kali seminggu supaya komponenantibakteri yang terkandung di dalam madu dapat terserap ke dalam jaringan luka...

Product Scroller
Information
3 user sedang online
Anda pengunjung ke-130,858
CS1
kiosmadu
Support
dedenkurniadin
Search
Search:
Others
Pemesanan
Pembayaran
Bank BCA

KCP A.Yani
a.n DEDEN KURNIADIN


Bank Mandiri

KCP Bina Citra
a.n DEDEN KURNIADIN


Syariah Mandiri

KCP A.Yani
a.n Deden Kurniadin


Bank Bukopin Syariah

KCP Bandung
a.n DEDEN KURNIADIN


Others